Ratusan liter Eco Enzyme siap pakai berhasil dipanen dari pelaksanaan P5 SMP Negeri 2 Kembaran

Ratusan liter Eco Enzyme siap pakai berhasil dipanen dari pelaksanaan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) SMP Negeri 2 Kembaran selama Januari hingga April 2024. Produk ini berhasil dipanen setelah mengalami proses fermentasi dalam botol tertutup selama 90 hari. Eco Enzyme adalah hasil fermentasi limbah organik menjadi bahan yang mempunyai bahnyak manfaat untuk alam dan manusia. Manfaat Eco Enzyme untuk pertanian adalah sebagai filter udara, herbisida dan pestisida alami, filter air, pupuk alami untuk tanaman, dan dapat menurunkan efek rumah kaca. Menurut Hangga Nafiansyah salah satu koordinator pelaksanaan Program P5 SMP Negeri 2 Kembaran, ratusan liter Eco Enzyme ini dipanen dari kelompok-kelompok yang terbentuk dalam proyek kelas. “Eco Enzyme adalah alternatif alami dari pada bahan kimia sintetis berbahaya dirumah. Dengan membuat Eco Enzyme, kita mengurangi produksi limbah kimia sintetis dan sampah plastik sisa kemasan produk rumah tangga pabrik, tutur Hangga. Kedepan akan muncul inovasi-inovasi terbaru dari program P5 SMP Negeri 2 Kembaran yang dapat dimanfaakan oleh seluruh warga sekolah dan luar sekolah sebagaimana harapan Kepala SMP Negeri 2 Kembaran, M Tejowibowo, S.Pd. Baca : Ribuan Manfaat Eco Enzyme
Yuk kita buat Eco Enzym

Eco-Enzyme adalah cairan alami serba guna, yang merupakan hasil fermentasi dari gula, sisa buah/sayuran dan air
Guru SMP Negeri 2 Kembaran Oprek Canva

Guru SMP Negeri 2 Kembaran antusias belajar Canva bersama hari ini Selasa (3/10/2023) diruang guru setelah selesai kegiatan belajar mengajar. Kegiatan ini dipandu Ririn Saraswati. S.Pd. guru Bahasa Inggris. Canva ini sangat membantu para guru dan juga siswa untuk memudahkan dalam mempresentasikan materi pembelajaran dan lainya karena di canva tersedia berbagai macam template yang menarik. Menurut Tejowibowo, Kepala SMP Negeri 2 Kembaran, mengajak seluruh guru agar memanfaatkan Canva agar pembelajaran menjadi semakin menarik. Canva dapat dipergunakan gratis apabila menggunakan akun belajar.
Hari Kesaktian Pancasila | Ingat, Jangan melupakan sejarah

Segenap siswa dan seluruh ASN SMP Negeri 2 Kembaran melaksanakan upacara Hari Kesaktian Pancasila di halaman sekolah pada hari ini Minggu (1/10/2023). Bertindak selaku pembina upacara M Tejowibowo, S.Pd., Kepala SMP Negeri 2 Kembaran. Dalam kesempatan tersebut disampaikan bahwa hari ini merupakan hari untuk mengenang kembali peristiwa yang menjadi tonggak sejarah bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia, dimana pada tahun 1965 terjadi peristiwa yang tidak bisa dilupakan begitu saja, karena Indonesia selamat dari kudeta yang didahului oleh peristiwa Gerakan 30 September PKI. “Atas berkat rahmat Allah dan perjuangan bangsa Indonesia gerakan 30 September ini gagal dan mereka tidak berhasil merebut kemerdekaan dan gerakan 30 September bisa ditumpas. 1 Oktober menjadi tonggak terselamatkannya negara Indonesia dari peristiwa pemberontakan G 30 S PKI, tutur Tejo. dalam peristiwa pemberontakan tersebut memakan korban para jenderal yang disebut sekarang sebagai pahlawan revolusi yaitu : 1. Kapten (Anumerta) Pierre Tendean 2. Letjen (Anumerta) Suprapto 3. Letjen (Anumerta) S. Parman 4. Letjen (Anumerta) M.T. Haryono 5. Mayjen (Anumerta) D. I. Panjaitan 6. Jenderal (Anumerta) Ahmad Yani 7. Mayjen (Anumerta) Sutoyo Siswomiharjo 8. Brigjen (Anumerta) Katamso 9. A.I.P. II (Anumerta) K. S. Tubun 10. Kolonel (Anumerta) Sugiyono
Jokowi himbau optimalkan pengawasan, pemantauan saat istirahat dan pulang sekolah

Jokowi panggilan akrabnya Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas menghimbau pada seluruh jajarannya terutama sekolah-sekolah untuk mengoptimalkan pengawasan dan pemantauan selama istirahat dan suasana saat pulang sekolah, serta memastikan sudah tidak ada siswa yang masih di sekolah setelah jam pulang sekolah. Lebihi lanjut Jokowi juga meminta agar sekolah menjadi tempat yang ramah dan bersahabat, tempat bersemainya kebhinekaan, dan tempat moderasi beragama. Hal ini disampaikan sebagai buntut keprihatinan atas apa yang terjadi akhir-akhir ini di Kabupaten Cilacap tepatnya di SMP N 2 Cimanggu. Menindaklanjuti himbauan Kepala Dinas pendidikan kabupaten Banyumas, M Tejowibowo, S.Pd. selaku Kepala SMP Negeri 2 Kembaran mengajak para guru untuk meningkatkan kepedulian pada siswa dan kondisi sekolah. Pada saat guru dan tendik memperhatikan secara penuh pada siswa, maka semua siswa tanpa kecuali merasakan perhatian tersebut. Termasuk dalam hal kepulangan dari sekolahpun perlu menjadi salah satu titik perhatian guru dan tendik. Dengan demikian maka tidak ada kesempatan pada oknum siswa atau kelompok oknum siswa untuk melakukan tindakan tidak terpuji antara lain perundungan, seperti yang sedang viral terjadi di sebuah sekolah di kabupaten sebelah.
M Tejowibowo ajak pramuka teladani rosul dengan karakter yang baik

Ratusan pramuka SMP Negeri 2 Kembaran ikuti Maulid Nabi Muhammad 1445 H di halaman upacara sekolah pada hari ini Jum at (29/9/2023). Dalam kesempatan yang baik tersebut M Tejowibowo selaku kepala sekolah mengajak seluruh pramuka dan warga sekolah untuk meneladani rosul dengan karakter yang baik dari rosul. “Hari ini bertepatan dengan Word Clean Up Day, saya berharap seluruh siswa untuk bisa meneladani rosulullah dengan berakhlak yang baik dan menjaga lingkungan tetap bersih.” ungkap Tejo. “Dalam WCD hari ini kalian diminta untuk memilah sampah menjadi 3 yaitu sampah yang dapat didaur ulang tau organik, sampah yang tidak bisa didaur ulang dan sampah yang tidak bisa dimanfaatkan dapat dimusnahkan dengan cara dibakar”, lanjut Tejo. Untuk diketahui bahawa pada hari ini SMP Negeri 2 Kembaran menyelenggarakan beberapa agenda kegiatan diantaranya maulid nabi Muhammad, WCD, makan bergizi bersama, dan pemberian tablet tambah darah untuk anak putri.
Pengumuman Hasil Seleksi CGP Angkatan10 Provinsi Jawa Tengah

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi melalui Direktorat Jenderal Guru Dan Tenaga Kependidikan mengeluarkan surat yang ditujukan kepada Kepala Dinas Pendidikan Provinsi dan Kepala Dinas Pendidikan Kab/Kota yang berisi bahwa Tim Seleksi DirektoratJenderal Guru dan Tenaga Kependidikan telah melakukan proses seleksi tahap 1 Calon Guru Penggerak (CGP) Angkatan 10 sebagaimana berikut :
27 Pramuka Garuda SMP Negeri 2 Kembaran dilantik oleh Kamabicab Ir. H Ahmad Husein

27 Pramuka Penggalang SMP Negeri 2 Kembaran dilantik dan dikukuhkan oleh Kak Ir. H Achmad Husein selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Kamabicab) Kwartir Cabang Banyumas menjadi Pramuka Garuda bersama 9.272 pramuka lainya dari seluruh Kabupaten Banyumas di GOR Satria Purwokerto hari ini Sabtu (16/8/2023). Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka Bidang Binamuda Kak Prof. Dr. S. Budi Prayitno, MS., Waka Binamuda Kwarda Jateng, Kak Drs. Hernowo Budi Luhur, SH., M.Si., Sekretaris Kwarda Jawa Tengah Kak Ahmad Istajib, S.Pd., Wakamicab Banyumas Kak Drs. H. Sadewo Tri Lastiono, MM., para Kambiran, Ketua Kwarran se Kwarcab Banyumas, Tim Pengembang pramuka garuda Kwarcab Banyumas, dan ribuan orang tua yang mendampingi para peserta pelantikan. Pramuka garuda adalah anggota muda Gerakan Pramuka yang telah mencapai kecakapan dan penghargaan tertinggi pada masing-masing jenjang pendidikan kepramukaan atau golongan (siaga, penggalang, penegak dan pandega), sesuai dengan Jukran Kwarnas Gerakan Pramuka No. 038 Tahun 2017. Waka Binamuda Kwarnas Kak Budi Prayitno menyampaikan sambutanya agar para pramuka garuda yang telah dilantik hari ini selalu menjaga nama baik dan teladan bagi teman sebaya dan masyarakat luas. “Pelantikan sebagai pramuka garuda bukan akhir dari segalanya, tetapi sebagai awal dari pengabdian untuk terus meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan serta tetap mengimplementasikan kode kehormatan berupa satya dan darma pramuka dengan sebaik baiknya”. lanjut Kak Budi. Dalam kesempatan tersebut selanjutnya Kak Budi juga menyampaikan selamat kepada seluruh pramuka garuda yang dilantik pada hari ini dan terimakasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dan dukungan dan kerja kerasnya untuk menyukseskan pencapaian pramuka garuda kwartir Cabang Banyumas, Bupati Banyumas selaku Ketua majelis Pembimbing Cabang Kwartir Cabang Banyumas Kak Ir. H Ahmad Husein dalam kesempatan melantik menyampaikan apresiasi dan terima kasih, selamat kepada seluruh pramuka garuda yang telah dilantik dari golongan siaga, penggalang, penegak dan pandega pada tahun 2023 ini. “Mudah-mudahan kalian menjadi teladan yang baik bagi lingkungan sekitarnya, selalu menebar kebaikan kepada sesama hidup. Hari ini kalian sudah dilantik menjadi pramuka garuda. Momentum ini hendaknya dijadikan sarana untuk terus meningkatkan proses belajar, berkarya dan membangun semangat persatuan sebagai sesama anak bangsa. “Teruslah mengikuti kegiatan kepramukaan di gugusdepan masing-masing, melalui gerakan pramuka kalian dapat menimba ilmu dan keterampilan lebih banyak. Kalian akan menjadi manusia yang bermanfaat kepada keluarga, lingkungan dan bangsa dan negara. Disamping itu kalian tetap rajin dan pandai dan harus tetap menjadi juara di sekolah” pesan kak Ahmad Husein. Untuk diketahui, pelantikan pramuka kwartir Cabang Banyumas pada tahun ini dihadiri sekitar 23.000 orang yang tersdiri dari peserta pramuka, pembina, kamabigus, dan para orang tua yang memenuhi seluruh sudut GOR Satria Purwokerto
Mari Kurangi Sampah Plastik dan Selamatkan Dunia

Sampah plastik sudah menjadi permasalahan lingkungan hidup yang serius dan mengancam. Ratusan juta ton kantong plastik digunakan setiap harinya. Hal ini dibarengi juga dengan jumlah limbah plastik seperti kantong plastik, botol minuman, sedotan, dan banyak lagi yang terus bertambah. Padahal satu kantong plastik saja membutuhkan waktu 500 hingga 1000 tahun untuk dapat terurai dan kembali ke alam. Sekitar 1,3 milyar ton sampah plastik setiap tahunnya di kota-kota besar. Di Indonesia, produk sampah plastik mencapai 5,4 ton per tahun. Australia, Brazil, Afrika Selatan, dan masih banyak lagi juga mengalami permasalahan yanag sama. Sehingga mereka mulai mencari bahan pengganti plastik yang lebih alami dan mudah terurai. Indonesia sendiri juga sudah mulai bergerak untuk mengatasi masalah penggunaan kantong plastik ini, mulai dari pemberlakuan kantong plastik berbayar di pasar modern serta pengembangan teknologi untuk mencari kantong plastik yang lebih alami dan ramah lingkungan. Sifat sampah plastik tidak mudah terurai, proses pengolahannya menimbulkan toksik dan bersifat karsinogenik, butuh waktu sampai ratusan tahun bila terurai secara alami. Sampah plastik saat ini selalu menjadi masalah utama bagi kita semua bahkan dalam pencemaran lingkungan baik pencemaran tanah maupun laut, karena sifat sampah plastik yang tidak mudah terurai. Kantong plastik digunakan untuk menunjang kehidupan manusia. Sifatnya yang ringan, tahan air, dan fleksibel menjadi pilihan untuk membawa barang saat berbelanja. Namun pemakaian kantong plastik menjadi semakin tidak terkendali dan membawa masalah bagi lingkungan. Sedangkan secara alamiah kantong plastik konvensional baru bisa terurai setelah ratusan tahun. Perlu disadari bahwa Permasalahan ini merupakan tanggung jawab seluruh warga di berbagai belahan dunia untuk kelangsungan bumi, satu-satunya tempat makhluk hidup tinggal. Kita seharusnya menyadari bahwa kesadaran akan lingkungan perlu ditingkatkan. Untuk dapat mengatasi permasalahan ini misalnya, masyarakat dapat memulai dengan melakukan diet kantong plastik. Cara lain untuk mengatasi penumpukan limbah plastik adalah dengan melakukan pemotongan tingkat limbah dengan beralih ke teknologi biodegradable misalnya. Biodegradable merupakan alternatif yang dapat dilakukan dengan menggunakan teknologi seperti melakukan penambahan additive dalam pembuatan plastik seperti oxo-biodegradable agar plastik bisa lebih cepat kembali ke alam. Bisa juga dicapai dengan cara alami seperti penggunaan plastik dari singkong misalnya. Teknologi ini sudah berhasil dikembangkan di Indonesia. Ecoplas merupakan salah satu produk dari Indonesia yang berhasil mengubah serat singkong menjadi plastik dengan kekuatan sama seperti plastik konvensional namun bisa terurai dan kembali ke alam dalam kurun waktu yang lebih cepat yakni sekitar 2 tahun saja. Mari kita menjadi masyarakat yang cerdas, dengan mengurangi penggunaan plastik serta mengganti plastik menjadi lebih ramah lingkungan.